Penyelidikan ini dilakukan pihak kepolisian dalam hal ini Polres Sukoharjo, setelah diketahui bila petasan diduga menggunakan bahan bertuliskan arab tersebut diproduksi dari Sukoharjo, Jawa Tengah.
Noble QQ - Heboh Alquran Dijadikan Selongsong Petasan, Polisi: Itu Lembar LKS
Langkah cepat dengan menerjunkan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Intel (Satintel) ini diambil pihak kepolisian agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
"Berawal dari temuan selongsong petasan bertuliskan huruf Arab. Saat diselidiki gudang pemasoknya (bahan kertas) dari Sukoharjo," ungkap Kasubag Humas, Polres Sukoharjo, AKP Joko Sugiyanto, pada wartawan, Minggu (4/6/2017).
Gudang itu milik seorang pengusaha pengumpul limbah kertas bekas berinisial FSH (61). Diketahui gudang itu sudah berdiri sejak 15 tahun lalu.
Saat dilakukan pengecekan selongsong petasan bahannya bukan dari kertas Alquran. Tapi diambil dari LKS (lembar kegiatan siswa) bekas. Yang dikumpulkan dari sekolah SD sampai SMP se-Solo Raya.
BACA JUGA : Noble QQ - Viral! Wanita Bugil Belanja di Apotek Mangga Besar Bikin Heboh Warganet
"Saat kita temukan ternyata dai kertas bekas LKS. Dan masih tersisa empat kilogram yang belum sempat dikirim. Dan saat ini sudah kita sita," tegas Joko.
Kertas bekas itu dibeli seharga Rp3000 per kilogram kemudian dijual kembali ke Madiun dengan harga Rp3600 per kilogram yang sudah dipotong dengan ukuran tertentu.
"Biasanya kertas bekas ini sebagian besar dijual lagi ke Madiun," pungkas Joko.

0 Comments